Kota Cilegon

       Kota Cilegon berada pada ujung Pulau Jawa, di tepi Selat Sunda serta merupakan gerbang utama yang menghubungkan system Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Kota Cilegon dikenal sebagai kota industri. Sebutan lain bagi Kota Cilegon adalah Kota Baja mengingat kota ini merupakan penghasil baja terbesar di Asia Tenggara karena sekitar 6 juta ton baja dihasilkan tiap tahunnya di Kawasan Industri Krakatau Steel, Cilegon. Di Kota Cilegon terdapat berbagai macam objek vital negara antara lain Pelabuhan Merak, Pelabuhan Cigading Habeam Centre, Kawasan Industri Krakatau Steel, PLTU Suralaya, PLTU Krakatau Daya Listrik, Krakatau Tirta Industri Water Treatment Plant, (Rencana Lot) Pembangunan Jembatan Selat Sunda dan (Rencana Lot) Kawasan Industri Berikat Selat Sunda.

      Secara astronomis, Kota Cilegon terletak antara 050 52’ Lintang Utara dan 06004’ Lintang Selatan dan antara 105054’− 1060 05’ Bujur Timur dan berada disebelah selatan garis ekuator atau garis khatulistiwa. Berdasarkan posisi geografisnya,Kota Cilegon memiliki batas-batas:

  • Sebekah Utara – Kabupaten Serang;
  • Sebelah Selatan – Kabupaten Serang;
  • Sebelah Barat – SelatSunda;
  • Sebelah Timur – Kabupaten Serang.

     Kota Cilegon memilki relief wilayah yang relatif landai di daerah tengah dan pesisir barat hingga timur kota, sementara wilayah utara berelief berbukit terutama yang berbatasan dengan langsung dengan Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang. Dengan luas 175,5 km2, Kota Cilegon dibagi kedalam 8 (delapan) kecamatan dan 43 Kelurahan. Kota Cilegon memiliki iklim tropis dengan temperatur berkisar antara 23,6 C – 32,9 C, curah hujan rata-rata 151 mm.

Pages

1 2 3 4 5 6 7 8 9 next › last »