Reklame Kadaluarsa Segera Ditertibkan

KADALUARSA : Salah satu reklame kadaluarsa masih terpasang di Jalan Raya Serang-Jakarta depan Terminal Pakupatan, Kota Serang.

SERANG- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Serang akan menertibkan iklan reklame yang sudah kadaluarsa, pekan depan. Langkah itu diambil sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi) Satpol PP, yakni penegakan perda.

"Minggu depan memang sudah ada jadwal penertiban untuk reklame yang sudah kadaluarsa, termasuk akan memberikan surat peringatan kepada pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Stadion Maulana Yusuf Ciceri," kata Kepala Satpol PP Kota Serang Maman Lutfi kepada Banten Raya, Kamis (13/12).

Sebelumnya diberitakan, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Serang dinilai masih lemah dalam memanfaatkan potensi sumber PAD (pendapatan asli daerah). Salah satu contohya, banyak iklan reklame yang kadaluarsa, namun tak ditindaklanjuti menjadi PAD.

"Tingkat pengawasan dan pengendalian di DPMPTSP sangat lemah dan tak berfungi. Masih banyak terpasang iklan di papan reklame di jalan-jalan utama yang sudah kadaluarsa, bahkan lebih dari satu tahun masih terpampang," kata anggota Komisi I DPRD Kota Serang Muhamad Rus'an.

Menurut Rus’an, iklan kadaluarsa itu berbentuk ucapan yang momennya sudah lewat sejak satu tahun lalu. Seperti iklan berbentuk ucapan walikota dan wakil walikota yang lama. "Padahal, apabila dimanfaatkan secara efektif dapat menghasilkan PAD. Jadi, bagaimana mau bicara peningkatan PAD, sumber-sumber yang terlihat dengan jelas saja tidak dimanfaatkan dengan baik, di reklame kan ada pajak dan retribusinya," tegasnya.

Sekretaris DPMPTSP Kota Serang Wahyu Nurjamil saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui jumlah reklame kadaluarsa yang masih terpasang. "Nanti saya konfirmasi dulu ke bagian pengawasan dan pengendalian (wasdal)," katanya singkat.

Sementara, setelah Banten Raya konfirmasi ke bagian pengawasan dan pengendalian (wasdal) DPMPTSP Kota Serang, Kamis (13/12), malah diminta untuk konfirmasi ke bidang perizinan. Setelah di bidang perizinan, ternyata jajaran mulai kepala bidang (kabid) hingga kepala seksi (kasi) tidak ada di tempat. (basyar)

Sumber Berita: http://bantenraya.com/berita/2018/12/14/4241/reklame-kadaluarsa-segera-ditertibkan #ixzz5l5yCF3o4 
Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives